Ayam Geprek di Makassar Tetaplah di Seberang Lapangan Emmy Saelan

Wednesday, November 28, 2018

Hari ini saya tidak cepat-cepat pulang karena listrik di sekitar komplek padam. Saya menyicipi ayam geprek di sebuah warung di Pengayoman pasca maghrib.


Sebenarnya warung ini menggunakan terminologi yang berbeda, yakni 'gubrak'. Demikianlah nama warung itu, 'Ayam Gubrak'. Tetapi pada intinya menu yang disaji tetaplah sama dengan ayam geprek pada umumnya.

Harganya di atas rata-rata. Seporsi ayam gubrak Mozarella harganya 25.000. Saya juga memesan seporsi sop durian yang harganya 33.000. Harga itu belum termasuk pajak 10 persen.



Ayam gubrak ini menggunakan pendekatan cita rasa yang berbeda. Bumbu sambalnya sepertinya menggunakan tomat dan terasi. Hasilnya tidak membuat ayam gubrak ini lebih baik, ataupun lebih buruk, dari ayam geprek-ayam geprek lainnya. Tergantung selera saja. Ayam geprek pada umumnya menggunakan bumbu yang lebih plain. Cukup cabai dan bawang.

Dengan harga seperti itu, menurut saya Ayam Geprek di seberang Lapangan Emmy Saelan berada di level yang lebih tinggi dari Ayam Gubrak ini. Di dekat Lapangan Emmy Saelan harganya cuma 20.000. Belum lagi kalau saya perhatikan makanan yang disaji di Ayam Gubrak ini berbeda drastis dengan foto yang ada di daftar menu. Di foto menu ada 2 iris tomat, 3 iris timun, dan setidaknya 3 lembar kubis. Di penampakan nyata saya hanya disajikan seiris tomat dan seiris timun.

Berikut gambar tampak depan warung. Foto ini saya dapat dari google maps.

Selamat mencoba.

You Might Also Like

0 comments