Gado-gado Terenak

Thursday, April 12, 2018

Gado-gado bukanlah makanan organik di Makassar. Karenanya mencari gado-gado dengan kualitas premium tidak semudah mencari palubasa, konro, atau cotto pada level tersebut.


Ada cita rasa yang hilang dari beberapa gado-gado yang saya coba. Biasanya gula merahnya kurang banyak, saus kacangnya terlalu encer, rasanya terlalu asin, dan kacangnya terasa sedikit pahit dan keras. Tentu ini masalah selera. Tetapi kalau anda lama tinggal di kota seperti Semarang yang berlimpah makanan berbumbu saus kacang, mungkin kurang lebihnya anda akan sependapat.

Banyak penjual gado-gado, tetapi gado-gado di Tahu Tek Cak Ari yang terletak di Jalan Tamalate adalah gado-gado terbaik yang pernah saya coba di Makassar. Gula merahnya pas, manisnya pas, kentalnya pas. Mantab pokoknya. Saya biasanya memesan tanpa menggunakan lontong. Penyajian dengan porsi yang pas memberikan nilai tambah.

Iya, meskipun si penjual menggunakan brand "Tahu Tek Cak Ari" tetapi ia menjual gado-gado juga. Justru saya lebih sering membeli gado-gado dari pada tahu tek di tempat itu.

Gado-gado di Jalan Todopuli Raya yang mengarah ke Jalan Pengayoman rasanya juga lumayan. Tetapi tetap, kepunyaan Cak Ari berada di level paling atas.

Penampakan gado-gado yang saya maksud

Saya belum mencoba semua gado-gado tentunya. Mungkin ada gado-gado lain dengan kualitas lebih baik di tempat lain. Siapa tahu.

You Might Also Like

0 comments