Matematika adalah Saripati-nya Ilmu Rekayasa

Minggu, November 17, 2013

Manusia diciptakan dari saripati tanah. Ialah yang diyakini sebagai unsur utama pembentuk manusia.

Tentu tidak mudah bagi saripati tanah melalui proses yang sedemikian panjang hingga menjadi manusia seutuhnya. Saripati tanah yang sedemikian banyaknya terhampar di muka bumi harus melalui proses fotosintesis hingga menjadi karbohidrat atau zat lainnya sampai pada titik 'layak' untuk dikonsumsi. Mereka perlu menjadi salah satu pewaris energi matahari dan menjadi bagian dari siklus tak berulang Hukum Termodinamika I atau yang biasa banyak orang sebut sebagai Hukum Kekalan Energi. Tidak sampai disitu, saripati yang telah dikonsumsi manusia harus melewati proses menjadi darah, daging, tulang belulang, tulang berbalut daging, dan mendekam 9 bulan dalam rahim hingga terlahir sebagai seorang bayi.

Tak hanya manusia yang berasal dari sesuatu yang sederhana. Ilmu rekayasa yang sedemikian rumitnya juga berasal dari hal sederhana, matematika.

Seminggu lalu saya menjadi salah satu bagian dari kepanitian The 8th International Conference of Fluid Thermal and Energy Conversion yang diselenggarakan di Gumaya Hotel Tower, Semarang. Konferensi tersebut dilaksanakan dua hari berturut-turut, 9-10 November. Di malam terakhir acara tersebut, saya dan beberapa rekan panitia berbincang-bincang dengan dua peserta dari ITB, Adriyan dan Xay Xay di satu meja makan yang sama.

Di percakapan kami, Adriyan beberapa kali mengulang sebuah kalimat. "Matematika itu penting sekali," begitulah bunyi kalimat yang beberapa kali ia ulang. Bahkan ia juga beberapa kali mengungkapkan ketidaksetujuannya atas perubahan demi perubahan kurikulum ilmu Teknik Mesin yang lama kelamaan mereduksi jumlah SKS matakuliah matematika.

Meskipun tak benar-benar tahu apa latar belakang Adriyan mengatakan matematika itu penting, saya bersetuju dengan ucapannya. Alasan saya sederhana, matematika terus dipelajari setiap penuntut ilmu di sistem pendidikan formal sejak sekolah dasar. Ia pun tak pernah lepas dari keseharian manusia dari kalangan manapun, baik kalangan akademis maupun orang dewasa. Jika bagi seorang biasa saja matematika begitu penting, lalu bagaimana matematika bagi seorang yang mendalami ilmu keteknikan?

Sama halnya saripati tanah yang melalui fase panjang untuk terlahir sebagai manusia, barangkali matematika perlu melalui proses panjang untuk menjadi sesuatu yang benar-benar nyata dan terlihat berguna. Bedanya saripati tanah melalui fase-fase rumit yang telah digariskan, sementara itu matematika perlu bertemu ketekunan, sikap inovatif, dan sikap kritis manusia agar menjadi buah pemikiran berwujud solusi-solusi atau rekayasa-rekayasa untuk memecahkan masalah-masalah di kehidupan manusia.

Ah, mungkin saya menulis tulisan ini sambil menduduki tumpukan buku-buku matematika dan saya tidak menyadarinya. Entahlah, saya belum berniat menengok ke bawah sampai tulisan ini saya terbitkan. Apapun itu, belajarlah matematika!

You Might Also Like

2 komentar

  1. Informasinya sangat bermanfaat, berikut ini ada contoh soal psikotes gambar/ BAUM tes, download software gratis, dan download blogger templates seo responsive.

    BalasHapus
  2. Info yang sangat menarik.
    Psikotes itu mudah jika tahu trik menghadapinya! Psikotes itu gampang jika tahu cara menjawabnya! Simak caranya di Soal Psikotes dan Jawabannya dan tips Wawancara Kerja.
    Dapatkan Info kerja Aceh untuk wilayah Aceh dan sekitarnya.

    Bagi anda yang belum memiliki momongan sebaiknya ikuti petunjuk dr. Rosdiana Ramli SpOG dalam bukunya Cara Cepat Hamil dan Tips Cepat Hamil. Semua persoalan kehamilan yang dihadapi pasangan baru menikah dibahas tuntas. Ini berdasarkan pengalaman beliau sebagai dokter kandungan.

    Begitu juga dengan bunda yang sedang menjalani Masa Kehamilan dan Tanda-tanda Kehamilan, tips dari dr. Riyani Limoa, SpOG cocok kiranya dijadikan sebagai panduan dalam memantau tumbuh kembang calon sibuah hati anda.

    Selain cara cepat hamil dan panduan ibu menyusui kami juga sudah menerbitkan buku Cara Merawat Bayi Baru Lahir satu tahun pertama, sangat cocok bagi bunda yang masih kesulitan atau masih bingung dalam mendidik dan merawat di masa perkembangan keemasannya tersebut.

    Kunjungi kami di Masa Hamil dan Menyusui. Terimakasih gan.

    BalasHapus

Daftar Bacaan

Like us on Facebook