Ratchanok Inthanon dan Kebangkitan Bulutangkis Puteri Thailand

Senin, Agustus 12, 2013

Siapakah orang Thailand paling dikenal saat ini? Teeratep Winothai, Tata Young, Teerasil Dangda, Mario Maurer, atau Thaksin Shinawatra? Bulutangkis punya cerita lain.

Kemarin dunia bulutangkis dikejutkan dengan pencapaian seorang gadis Thailand berusia 18 tahun bernama Ratchanok Inthanon. Inthanon berhasil menjadi juara tunggal puteri BWF World Championships 2013 dengan mengalahkan Li Xuerui —peraih medali emas Olimpiade London 2012— sekaligus menjadi juara dunia termuda yang pernah ada dan satu-satunya orang Thailand yang mampu menjadi juara dunia BWF World Championships sejak 1977.

Pencapaian Inthanon ini mengingatkan kita pada sosok Taufik Hidayat —eks pemain pelatnas— yang berhasil menjadi pemain ranking 1 dunia di usia 17 tahun pada 1998 silam. Namun, semua itu sudah berlalu. Saat ini tidak ada nama pemain tunggal puteri —demikian pula pemain tunggal putra— Indonesia yang memiliki prestasi sebaik yang dicapai Inthanon. Pemain terbaik kita di sektor tunggal puteri adalah Lindaweni Fanetri (rank 11 dunia) —per tanggal 12 Agustus 2013.

Saat ini boleh dibilang Inthanon memimpin rekan-rekannya menggeser dominasi Indonesia di sektor puteri bulutangkis Asia Tenggara. Pada gelaran SEA Games 2011 lalu, Inthanon juga menjadi bagian dari tim putri Thailand yang berhasil mengalahkan Indonesia di final beregu puteri SEA Games untuk memperebutkan medali emas. Saat itu usianya baru 16 tahun. Saat ini, secara head-to-head pun Inthanon unggul dari semua pemain tunggal puteri Indonesia, kecuali Adriyanti Firdasari (head-to-head: 1-3).

Selain Inthanon yang menempati rank 3 dunia, saat ini Thailand memiliki 4 pemain lain di sektor tunggal puteri yang bercokol di 20 besar dunia —per tanggal 12 Agustus 2013, yaitu Sapsiree Taerattanachai (rank 14), Nichaon Jindapon (rank 15), Busanan Ongbumrungpan (rank 17), dan Porntip Buranaprasertsuk (rank 18). Sementara itu, di 20 besar tunggal puteri dunia, Indonesia hanya punya Lindaweni Fanetri yang berada pada rank 11 dunia.

Namun, di sektor ganda puteri kekuatan Indonesia dan Thailand masih cukup berimbang. Indonesia punya Pia Zebadiah Bernadeth/ Rizki Amelia Pradipta dan Gebby Ristiyani Imawan/ Tiara Rosalia Nuraidah yang masing-masing menempati rank 6 dan 16 dunia. Sementara itu, Thailand punya Duanganong Aroonkesorn/ Kunchala Voravichitchaikul dan Savitree Amitrapai/ Sapsiree Taerattanachai yang masing-masing menempati rank 7 dan 15 dunia.

Pada WBF World Championships lalu PBSI hanya mengirimkan satu wakil di sektor ganda puteri dan kabarnya akan melakukan perombakan ganda puteri guna menghadapi Uber Cup tahun depan —dan mungkin juga untuk menghadapi SEA Games 2013. Apapun yang dilakukan PBSI, harusnya kita semua sadar, saat ini Thailand adalah salah satu saingan terberat Indonesia di sektor puteri, khususnya untuk SEA Games 2013 mendatang.
[also posted on beritasatu.com]

@ismail_kra
 

You Might Also Like

0 komentar