Kebun Kopi Belanda

Jumat, Juli 26, 2013

Saya baru saja membaca dan mencermati beberapa artikel di blog phesolo.wordpress.com milik teman Facebook, Joko Prayitno yang saya kenal pertengahan tahun 2012 lalu. Saya sudah lama ngga mampir ke blog-nya. Ternyata, blogger yang gemar menulis tentang sejarah Kota Solo dan sekitarnya ini kerap mengambil foto-foto lawas dari website Royal Netherlands Institute ofSoutheast Asian and Caribbean Studies (KITLV).

Karena penasaran, saya kunjungi website KITLV di kitlv.nl dan mencari foto-foto kondisi masa lampau daerah tinggal saya. Saya tinggal di Desa Sumberejo, Kecamatan Kerjo. Setelah saya lacak di website KITLV ternyata nama Kerjo dahulunya bernama Kredjo. 

Nama Kredjo terindeks pada hasil pencarian dengan kata kunci “Karanganyar”. Ya, Kerjo adalah bagian dari Kabupaten Karanganyar.

Di website KITLV saya hanya menemukan 5 foto yang berkaitan dengan nama Kredjo. Berikut 3 diantaranya:

Rumah pengelola perkebunan kopi dan indigo di Kerjo (Kredjo) tahun 1900
Perkebunan kopi dan indigo di Kecamatan Kerjo (Kredjo) tahun 1880
Kantor perkebunan kopi dan indigo di Kerjo (Kredjo) tahun 1900
Dulunya di Kecamatan Kerjo tempat saya tinggal ini memang banyak terdapat perkebunan kopi. Tapi sejak puluhan tahun lalu, perkebunan-perkebunan kopi tersebut beralih menjadi perkebunan karet. Saya sendiri tidak tahu di mana lokasi obyek-obyek yang ada di foto-foto itu sekarang. Tapi, di daerah tempat saya tinggal ini dulunya memang banyak interaksi masyarakat lokal dengan orang-orang Belanda. Ada pabrik peninggalan Belanda, jembatan, perkebunan, dan ada juga monumen.

Terimakasih sudah membaca postingan di blog yang konten-kontennya tidak menarik ini. :))

You Might Also Like

0 komentar