me and football part 1: Perkenalan dengan Sepak bola

Kamis, Januari 10, 2013


Seperti anak lelaki pada umumnya, saya sudah menyukai olahraga sepak bola sejak kecil, entah kapan mulanya. Walaupun tak ingat sama sekali kapan pertama kali bermain bola, tetapi yang masih saya ingat adalah hanya ada dua tempat untuk kami bermain bola waktu kecil, di halaman rumah tetangga yang bernama Bakrie dan kebun karet di ujung desa. Halaman rumah Pak Bakrie yang begitu sempit membuat kami saat itu lebih memilih bermain bola di kebun karet  jika jumlah orang yang akan terbagi menjadi dua regu terlampau banyak. Kebun karet adalah salah satu aset pemerintah yang bisa menampung hasrat sepak bola anak-anak di sekitarnya, tak hanya di desa saya saya pikir. Suatu kali muncul anehdot yang terlontar dari mulut salah seorang Teman, David namanya. “Brazil adalah salah satu penghasil karet terbesar dunia. Pastilah Ronaldinho dulu juga suka bermain bola di kebun karet,” katanya waktu itu. Salah satu momen terindah bermain bola di kebu karet sewaktu kecil adalah ketika hujan turun, lapangan menjadi becek dan kaki menjadi ringan untuk melakukan sliding-sliding layaknya pemain-pemain sungguhan bola di TV. Satu momen terburuk adalah saat-saat setelahnya, karena harus pulang ke rumah dengan baju kotor dan mendapat murka dari kedua orang tua.

Saat usia 9-10 tahun saya sempat mengikuti SSB Tata Kraton yang saat itu banyak merekrut dan 'membaiat' anak-anak untuk berlatih sepak bola di sana. Tapi ngga mau banyak cerita soal pengalaman di SSB ini, toh saya hanya anak didik SSB yang skill-nya medioker. Mungkin lain kali.

You Might Also Like

1 komentar